TENTANG PPU

Politeknik Pekerjaan Umum merupakan salah satu bentuk terobosan Kementerian PUPR untuk memenuhi kebutuhan dunia industri terhadap tenaga konstruksi terampil dalam menghadapi tantangan global dan tantangan nasional pembangunan infrastruktur ke PU-an

Sambutan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Bismillahirrohmanirrahim,

Assalamu’alaikum Wr. Wb.,

Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Pertama-tama, ijinkan saya mengajak kita semua untuk memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia-Nya sehingga pada hari ini kita bersama dapat menghadiri acara penyerahan izin prinsip pendirian Politeknik Pekerjaan Umum. Sebagaimana kita ketahui, percepatan pembangunan infrastruktur PUPR sudah kita laksanakan sejak tahun 2015, yang telah berimplikasi pada peningkatan kebutuhan sumber daya manusia, kebutuhan peralatan dan kebutuhan material/bahan.

Sumber Daya Manusia (SDM) dalam penyelenggaraan infrastruktur PUPR sangat dibutuhkan untuk seluruh level, baik untuk tenaga ahli maupun tenaga terampil. SDM tersebut terlibat mulai tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan, operasional, serta pemeliharaan. Untuk memenuhi kebutuhan SDM khususnya kebutuhan tenaga terampil, hanya dapat dipenuhi dari lulusan pendidikan vokasi, yang telah dibekali dengan keterampilan pelaksanaan konstruksi dan pengoperasian peralatan konstruksi.

Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, bahwa pada tahun 2019, program Pemerintah diprioritaskan pada peningkatan kualitas SDM. Untuk itu Kementerian PUPR mendapat tugas salah satunya penyediaan infrastruktur pendidikan melalui rehabilitasi gedung-gedung sekolah, pesantren, dan Perguruan Tinggi. Disamping itu, Kementerian PUPR juga mendapat tugas untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi. Gambaran tenaga kerja konstruksi saat ini, untuk lulusan SMA masih didominasi oleh unskilled labour (merupakan level pekerja tukang atau pembantu tukang) sehingga perlunya peningkatan kapasitas tenaga kerja dari unskilled labour menjadi tenaga kerja yang terampil. Kementerian PUPR dalam upaya peningkatan kapasitas tenaga kerja konstruksi, sejak bulan Mei 2018 telah merintis pembentukan Politeknik PU, yang saat ini Alhamdulillah sudah terbit izin prinsipnya dari Bapak Menteri Ristekdikti.

Dengan terbentuknya Politeknik PU diharapkan dapat mencetak tenaga-tenaga terampil dibidang pembangunan infrastruktur khususnya terkait Teknologi Konstruksi Bangunan Air, Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung, dan Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan. Dalam pendirian Politeknik PU ini, Kementerian PUPR telah merancang bahwa kompetensi lulusan akan dijamin sesuai dengan kebutuhan di lapangan sehingga para lulusan Politeknik PU merupakan lulusan siap kerja.

Pendirian Politeknik PU juga merupakan upaya akselerasi dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja konstruksi yang cukup besar, hal ini jika dilihat berdasarkan data bahwa setiap kenaikan anggaran pembangunan infrastruktur sebesar 1 Triliun dibutuhkan 14.000 tenaga konstruksi. Program pendidikan Politeknik PU akan diselenggarakan dengan kerjasama dengan UNDIP. Kerjasama meliputi penyelenggaraan program pendidikannya sendiri dan pemanfaatan/optimalisasi lahan untuk kampus Politeknik PU tersebut. Untuk itu mohon dukungan dari Bapak Rektor UNDIP. Berikutnya kami mohon juga dukungan dari Bapak Menteri PAN RB terkait izin Kelembagaan Pendirian Politeknik sehingga diharapkan pada tahun 2019 Kementerian PUPR sudah dapat melakukan rekrutmen mahasiswa Politeknik PU. Kembali Saya sampaikan permohonan dukungan dari seluruh pihak yang hadir di sini dalam terselenggaranya Politeknik PU. Izin Prinsip yang telah diterbitkan oleh Bapak Menteri Ristekdikti, saat ini menjadi langkah awal percepatan Pendirian Politeknik PU.

Saya minta kepada jajaran Kementerian PUPR untuk segera bergerak menindaklanjuti proses administrasi dan persiapan lainnya agar Politeknik PU ini dapat beroperasi sesuai rencana.

Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses pendirian Politeknik PU ini.

Wabillahi taufik walhidayah, Wassalamualaikum Wr.Wb

MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

 

BASUKI HADIMULJONO

Sambutan Direktur

Assalamu’alaukum wr.wb.

Dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem pendidikan Nasional pasal 19 disebutkan bahwa pendidikan tinggi menyelenggarakan program pendidikan vokasi, sarjana, magister, spesialis dan doktor. Pendidikan vokasi mendapat perhatian yang sangat serius untuk terus dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya. Untuk itu di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sekarang telah dibentuk Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi dan secara khusus dibentuk Direktorat Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi, untuk itu dalam Kebutuhan tenaga kerja di bidang konstruksi dengan jumlah dan kualitas yang sangat tinggi telah direspon oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan mendirikan Politeknik Pekerjaan Umum yang merupakan Pendidikan Vokasi di bidang pekerjaan umum. Politeknik ini berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian PUPR.

Politeknik Pekerjaan Umum ini pada saat sekarang  memiliki 3 Program Studi yakni Teknik Konstruksi Bangunan Air, Teknik  Konstruksi Bangunan Gedung, dan Teknik Konstruksi Jalan dan Jembatan. Politeknik PU diharapkan akan memiliki keunggulan dibandingkan dengan Politeknik lainnya diantaranya adalah lulusan akan mendapatkan berbagai sertifikasi profesi level terampil dan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan yang dibutuhkan di bidang jasa dan industri kontruksi.

Untuk capaian pembelajaran lulusan, maka Kurikulum Politeknik PU disusun secara Sistem Kredit Semester dengan beban 117 satuan kredit semester, dengan lebih 60% nya adalah praktek lapangan dan praktikum, serta magang di perusahaan Jasa Konstruksi. Oleh karenanya Politeknik PU ini   melibatkan dosen yang selain dari kalangan akademisi, juga dosen dari praktisi lapangan. Kerjasama dengan berbagai pihak banyak dilakukan baik mulai dari penyusunan kurikulum, dalam proses perkuliahan, maupun dalam praktek dan kegiatan magang. Dalam tahun ini meski dalam suasana pandemi COVID-19, Politeknik Pekerjaan Umum telah bekerjasama dengan Perusahaan konstruksi terkemuka, melakukan banyak seminar ilmiah membahas teknologi pemetaan, plumbing, teknologi aspal dan beton, teknologi pracetak, proses perancangan dengan Building Information Modelling dan hal lain terkait dengan metode dan bahan konstruksi.

Pelaksanaan pendidikan dibagi dalam 6 semester, dimana pada semester ke-enam mahasiswa ditempatkan di perusahaan konstruksi untuk magang agar mahasiswa praktek langsung di dunia pelaksanaan dan pengawasan pembangunan infrastruktur. Disamping itu mahasiswa mempunyai pengalaman dibidang operasi dan pemeliharaan. Di akhir semester genap mahasiswa akan studi lapangan ke proyek-proyek konstruksi. Untuk memperkuat ketrampilan, mahasiswa baik secara bersama maupun mandiri dilatih hingga terampil di bengkel kerja/workshop.

Mahasiswa dituntut untuk mengikuti pendidikan secara waktu penuh (full time), selain mengikuti kegiatan kulikuler, juga akan mengikuti kegiatan co-kulikuler. Untuk terbentuknya lulusan yang berkarakter unggul, mahasiswa dituntut juga aktif dalam unit kegiatan mahasiswa, baik dalam bidang olah raga, seni maupun bidang minat dan bakat.

Di Politeknik PU ini mahasiswa dituntut untuk mempunyai kemampuan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris, sehingga mempunyai kemampuan dalam berkomunikasi secara global, serta kemampuan menelaah berbagai peraturan, spesifikasi teknis, spesifikasi peralatan dan metoda kerja yang tertulis dalam Bahasa Inggris. Untuk itu Politeknik PU bekerjasama dengan lembaga bahasa yang professional.

Sistem pembelajaran pada Politeknik ini berorientasi Outcome-based Education, sehingga alumninya diharapkan telah siap bekerja dalam bidang infrastruktur bidang pekerjaan umum pada tingkatannya. Mahasiswa dididik mampu kerjasama dengan baik disamping mempunyai kemampuan secara individual. Sistem perkuliahan diarahkan dalam bentuk blended learning, sehingga proses pembelajaran tidak perlu dilakukan secara 100 % tatap muka, namun sebagian dapat dilaksanakan melalui on-line/e-learning. Ini juga mendorong mahasiswa berselayar di media on line dalam menuntut ilmu.

Politeknik PU telah dan tetap akan bekerjasama dengan berbagai lembaga sertifikasi, sehingga nantinya selain mempunyai ijasah dari hasil pendidikan formal D3, juga akan dilakukan berbagai pelatihan sehingga memperoleh sertifikat untuk berbagai jenis keterampilan.

 

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Direktur,

 

 

Prof.Ir. Indratmo Soekarno, M.Sc., Ph.D

PROFIL POLITEKNIK PEKERJAAN UMUM

  

Politeknik Pekerjaan Umum merupakan perguruan tinggi negeri (PTN) rintisan baru di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang dipimpin oleh direktur yang bertanggung jawab kepada Menteri PUPR melalui Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Politeknik Pekerjaan Umum merupakan salah satu bentuk terobosan Kementerian PUPR untuk memenuhi kebutuhan dunia industri terhadap tenaga konstruksi terampil, dalam menghadapi tantangan global dan tantangan nasional pembangunan infrastruktur ke PU-an.

Pada awal pembentukan ini, Politeknik Pekerjaan Umum fokus pada jurusan teknik sipil dan dirancang memiliki tiga (3) program studi diantaranya:

Seluruh proses pembelajaran dilakukan di kampus Politeknik Pekerjaan Umum, Jl. Prof. Soedharto, SH-Tembalang, Semarang, Jawa Tengah. Praktikum laboratorium selain dilaksanakan di kampus Semarang, juga akan dilakukan di beberapa laboratorium milik Kementerian PUPR yang ada di Bandung. Sedangkan praktek lapangan akan dilakukan di lokasi-lokasi proyek infrastruktur Kementerian PUPR.

Visi

Terwujudnya Prodi Teknologi Konstruksi Jalan Dan Jembatan Politeknik PU yang menghasilkan Sumber Daya Manusia bidang Jalan Dan Jembatan yang kompeten, profesional, berdaya saing tinggi, dan siap kerja.

 

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan yang aplikatif untuk menghasilan SDM bidang Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan yang berkualitas dan sesuai dengan perkembangan konstruksi terkini;
  2. Menyelenggarakan penelitian untuk mendukung proses pembelajaran dan kemajuan ilmu pengetahuan dalam Bidang Teknoloogi Konstruksi Jalan Dan Jembatan;
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Teknologi Konstruksi Jalan Dan Jembatan berskala nasional, regional, maupun internasional;
  4. Membangun Kerjasama dengan berbagai pihak yang terkait untuk menunjang pendidikan, pembelajaran dan pengembangan Prodi Teknologi Konstruksi Jalan Dan Jembatan;
  5. Menyelenggarakan manajemen Pendidikan dengan menerapkan prinsip penjaminan mutu dengan menggunakan prinsip tranparasi, partisipasi dan akuntabel.

 

Tujuan

Menghasilkan lulusan Ahli Madya bidang Konstruksi Bangunan Jalan Dan Jembatan yang berkompeten dan siap kerja;

  1. Menghasilkan penelitian yang relevan dengan perkembangan teknologi konstruksi dan bermanfaat bagi pembangunan ilmu dan kesejahteraan masyarakat dalam Bidang Konstruksi Bangunan Jalan Dan Jembatan;
  2. Menghasilkan program pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat dan berdaya guna dalam Bidang Konstruksi Bangunan Jalan Dan Jembatan;
  3. Mewujudkan Kerjasama dalam Bidang Konstruksi Bangunan Jalan Dan Jembatan dengan berbagai pihak yang terkait untuk menunjang Pendidikan, pembelajaran dan pengembangan Politeknik PU;
  4. Mewujudkan manejemen Pendidikan yang menerapkan prinsip penjaminan mutu dengan menggunakan prinsip transparasi, partisipasi dan akuntabilitas.

Visi

Terwujudnya program studi unggulan yang menghasilkan Sumber Daya Manusia Bidang Bangunan Air yang kompeten, profesional, berdaya saing tinggi dan siap kerja.

 

Misi

  1. Menyelenggarakan pembelajaran yang aplikatif untuk menghasikan SDM bidang Bangunan Air yang berkualitas dan sesuai dengan perkembangan industri konstruksi terkini.
  2. Menyelenggarakan penelitian untuk mendukung materi proses pembelajaran dan kemajuan ilmu Bangunan Air
  3. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat berskala nasional, regional maupun internasional
  4. Membangun Kerjasama dengan berbagai pihak terkait untuk menunjang pembelajaran dan pembangunan Program Studi D3 Teknologi Konstruksi Bangunan Air.
  5. Menyelenggarakan manajemen Pendidikan dengan menerapkan prinsip penjaminan mutu dengan menggunakan prinsip transparasi, partisipasi dan akuntabilitas.

 

Tujuan

  1. Menghasilan lulusan Ahli Madya bidang Bangunan Air yang kompeten dan siap kerja.
  2. Menghasilkan penelitian yang relevan dengan perkembangan teknologi konstruksi dan bermanfaat bagi pembangunan ilmu dan kesejahteraan masyarakat Dalam Bidang Bangunan Air.
  3. Penghasilan program pengabdian masyarakat yang bermanfaat dan berdaya guna.
  4. Mewujudkan kerjasama dengan berbagai pihak guna menunjang pendidikan, pembelajaran dan pengembangan Program Studi D3 Teknologi Konstruksi Bangunan Air.
  5. Mewujudkan manajemen pendidikan dengan menerapkan prinsip penjaminan mutu dengan menggunakan prinsip transparasi, partisipasi dan akuntabilitas.

Visi

Terwujudnya Program Studi Unggulan yang menghasilkan Sumber Daya Manusia bidang Bangunan Gedung yang kompeten, profesional, berdaya saing tinggi dan siap kerja.

 

Misi

  1. Menyelenggarakan pembelajaran yang aplikatif untuk menghasilkan SDM Bidang Bangunan Gedung yang kompeten, profesional, berdaya saing tinggi dan siap kerja serta sesuai dengan perkembangan industri konstruksi terkini;
  2. Menyelenggarakan penelitian untuk mendukung materi proses pembelajaran dan kemajuan ilmu teknologi konstruksi bangungan gedung;
  3. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat berskala nasional, regional, maupun internasional;
  4. Membangun kerjasama dengan berbagai pihak terkait untuk menunjang pembelajaran dan pengembangan Prodi;
  5. Menyelenggarakan manajemen pendidikan dengan menerapkan prinsip penjaminan mutu dengan menggunakan prinsip tranparasi dan akuntabilitas.

 

Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan Ahli Madya bidang Bangunan Gedung yang berkompeten, professional, berdaya saing tinggi dan siap kerja;
  2. Menghasilkan penelitian yang relevan dengan perkembangan teknologi konstruksi bangunan gedung dan bermanfaat bagi pembangunan ilmu dan kesejahteraan masyarakat;
  3. Menghasilkan program pengabdian masyarakat yang bermanfaat dan bardaya guna;
  4. Mewujudkan kerjasama dengan berbagai pihak guna menunjang pendidikan, pembelajaran dan pengembangan prodi;
  5. Mewujudkan manajemen pendidikan dengan menerapkan prinsip penjamin mutu dengan menggunakan prinsip transparasi, partisipasi dan akuntabilitas.