Jl. Prof. Soedharto, SH - Tembalang, Semarang, JT 50275, ID

SIDANG TERBUKA SENAT, POLITEKNIK PEKERJAAN UMUM TERIMA 150 MAHASISWA BARU

Semarang, 4 September 2020 – Setelah proses penerimaan mahasiswa baru yang dilaksanakan sejak Mei 2020, pada tanggal 4 September 2020 Politeknik Pekerjaan Umum melaksanakan Sidang Terbuka Senat Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Pekerjaan Umum Tahun Akademik 2020/2021. Dihadiri oleh 53 mahasiswa baru secara langsung di aula Politeknik Pekerjaan Umum, dan 97 mahasiswa secara daring, sidang terbuka senat ini juga disaksikan oleh Menteri Kementerian PUPR, Basuki Hadimuljono yang bergabung secara daring.

Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta, acara dilanjutkan dengan laporan ketua panitia penerimaan mahasiswa baru oleh Wakil Direktur I Politeknik Pekerjaan Umum, Pranoto Samto. Adapun acara dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan Direktur Politeknik Pekerjaan Umum tentang Penerimaan Mahasiswa Baru yang dibacakan oleh Wakil Direktur II, Masrianto. Jumlah mahasiswa pada tahun akademik 2020/2021 ini sejumlah 150 mahasiswa dengan rincian 54 mahasiswa dari jurusan teknologi konstruksi bangunan air, 49 mahasiswa jurusan teknologi konstruksi jalan dan jembatan, serta 47 mahasiswa jurusan teknologi konstruksi bangunan gedung.

Dalam sambutannya, Menteri Basuki Hadimoeljono menyampaikan “Kita berusaha supaya Politeknik Pekerjaan Umum tidak seperti politeknik kebanyakan, nantinya alumni Politeknik Pekerjaan Umum tidak hanya bisa menyampaikan saya sudah belajar tentang air, gedung,maupun jalan, tetapi saya sudah bisa membuat jalan, saluran irigasi, dan rumah,dan sarana ke PU-an yang lain”. Sekarang, Politeknik Pekerjaan Umum sudah dalam proses pembuatan gedung baru dengan sarana yang memadai sehingga mendukung lulusan yang terampil dan siap kerja. “Lulusan Politeknik Pekerjaan Umum akan diuji langsung di industri proyek Kementerian PUPR di kawasan industri yang sedang dibangun sekarang” lanjut Menteri Basuki diakhir sambutannya. Lulusan Politeknik Pekerjaan Umum tidak hanya mendapat ijazah tapi juga sertifikat kesiapan tenaga kerja sehingga menjadi lulusan yang dapat diandalkan.

Visi Politeknik Pekerjaan Umum adalah terwujudnya Politeknik unggulan yang menghasilkan sumber daya manusia bidang pekerjaan umum yang kompeten, professional, berdaya saing tinggi, dan siap kerja. Hal ini juga ditegaskan oleh Direktur Politeknik Pekerjaan Umum, Indratmo Soekarno dalam sambutannya bahwa “visi keunggulan tersebut, mahasiswa harus terampil disamping disiplin ilmunya, mahasiswa juga harus terampil dalam menggunakan beragam teknologi canggih di era industry 4.0 seperti kecerdasan buatan, internet of things, wearables, robotika canggih, dan 3D printing”. Untuk mendukung mahasiswanya, Politeknik Pekerjaan Umum akan bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di dalam maupun di luar negeri maupun dengan balai – balai di lingkungan Kementerian PUPR, dan juga dengan perusahaan konstruksi. Mahasiswa pun akan dibekali dengan dengan magang di dunia infrastruktur sehingga mempunyai pengalaman kerja dengan kurikulum yang telah disusun dengan 60% praktek lapangan dan praktikum.

Di era covid-19, sistem pembelajaran untuk angkatan kedua dan pertama dilakukan dengan daring, namun disamping itu, kampus tetap menyediakan sarana pembelajaran yang dapat digunakan oleh mahasiswa seperti laboratorium komputer, perpustakaan, laboratorium gambar, dan sejenisnya. Acara sidang terbuka senat penerimaan mahasiswa baru ini ditutup dengan ramah tamah serta perkenalan mahasiswa baru dengan para dosen Politeknik Pekerjaan Umum.