Jl. Prof. Soedharto, SH - Tembalang, Semarang, JT 50275, ID

Politeknik Pekerjaan Umum Adakan FGD Penyusunan Sistem Manajemen Mutu Lembaga Sertifikasi Profesi

Ungaran, 24 November 2020 – Dalam rangka menyiapkan lulusan yang siap kerja sesuai dengan bidangnya, Politeknik Pekerjaan Umum mengadakan FGD penyusunan sistem manajemen mutu Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik Pekerjaan Umum. Bertempat di Hotel Melva Balemong selama dua hari, acara ini dihadiri oleh seluruh tenaga kependidikan Politeknik Pekerjaan Umum dengan mengundang narasumber Master Asesor Kompetensi, Lead Asesor Lisensi, Pengembang, dan Verifikator Skema, Asrizal Tatang.

Pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi Politeknik Pekerjaan Umum dilakukan sebagai upaya membekali para lulusan dengan sertifikasi kompetensi sebagai pendamping ijazah. Sesuai dengan Undang – Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang – Undang No. 12 Tahun 2012 tentang pendidikan tinggi, bahwa setiap perguruan tinggi diamanahkan untuk dapat memberikan  sertifikat kompetensi sebagai bentuk kesiapan lulusan untuk terjun ke dunia kerja. Adapun dalam FGD hari ini membahas beberapa hal diantaranya identifikasi persyaratan pendirian LSP, identifikasi pedoman penilaian kesesuaian persyaratan umum, pengembangan dokumen panduan mutu, pengembangan dokumen SOP, pengembangan dokumen formulir, pengembangan dokumen analisis impersialitas, dan pengembangan skema sertifikasi.

Dalam paparannya, Asrizal menyampaikan bahwa pemilihan skema sertifikasi dilandasi oleh pertimbangan kebutuhan pasar sertifikasi  dan kemampuan pelayanan LSP. Sehingga, pada saat mengajukan permohonan dapat mengajukan skema sertifikasi dalam jumlah yang rasional sehingga menjamin kemampuan penanganan sertifikasi. Politeknik Pekerjaan Umum sedang menyusun dokumen kelengkapan pendirian LSP yang rencananya akan dibangun LSP pihak kesatu pada tahun 2021. Pendirian LSP Politeknik Pekerjaan Umum diharapkan dapat melakukan sertifikasi kompetensi kerja terhadap peserta pendidikan berbasis kompetensi dunia konstruksi sesuai dengan ruang lingkup yang diberikan oleh BNSP. Hal ini guna mewujudkan lulusan Politeknik Pekerjaan Umum yang dapat dengan cepat diserap oleh dunia kerja dan diharapkan akan mampu menunjukkan kinerja yang lebih baik sesuai dengan standar industry dan kebutuhan industry yang mencakup segala keterkinian perangkat – perangkat kerja bidangnya.

Leave a comment